Top Ad unit 728 × 90

.

Berita Terkini

recent

Mendongeng Sambil Curhat di Sekolah Perbatasan


MARATUA - Tidak setiap hari siswa sekolah dasar, apalagi di pulau terluar Indonesia, kedatangan pejabat kementerian. Tidak heran, raut gembira terpancar dari wajah mereka. Sesekali sahutan-sahutan penuh semangat terlontar.

Keceriaan ini sangat terasa di SDN 04 Teluk Alulu, Maratua, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur saat rombongan Dirjen SD Iptekdikti Prof Ali Ghufron Mukti bertandang ke sana, Jumat, (4/12/2015). Ghufron mengunjungi pulau berpenduduk sekira 2.000 jiwa itu dalam rangkaian kegiatan Menyapa Negeriku.


Dalam suasana hangat dan akrab, Ghufron menyapa para siswa salah satu dari empat SD di pulau perbatasan Indonesia-Filipina tersebut.
"Siapa ingin pintar?" Kata Ghufron.

"Saya!" Jawab anak-anak.

Ditemani Tedi Kartino dan boneka orang utannya, Tantan, Ghufron juga ikut mendongeng dan berbagi cerita tentang berbagai profesi. Bahkan, mantan wakil menteri kesehatan itu juga mempertunjukkan keahliannya bermain gitar.

"Ayo nyanyi lagu Burung Kakatua bersama!" Serunya. Ajakan ini langsung disambut koor penuh semangat para siswa menyanyikan lagu tersebut.


Selain berinteraksi dengan siswa, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mendengar curhat perwakilan wali murid siswa, Iwan Kusmayadi, tentang pendidikan dan program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T).

Iwan berharap, pemerintah tidak menyetop program SM3T. Jika sudah waktunya para guru SM3T ditarik, maka sebaiknya sudah ada pengganti sebelum para guru meninggalkan pulau.

"Selain itu, tolong perbaiki sarana dan prasarana tempat anak-anak kami dididik Berikan bantuan kepada sekolah-sekolah kami di sini," ujar Iwan.

Curhat Iwan ditanggapi serius oleh Ghufron. Dia menyatakan, sesuai kewenangan pemerintahan, akan menyampaikan perihal fasilitas pendidikan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

"Insya Allah akan kami upayakan untuk terus mengirim guru SM3T," janjinya.

Menyapa Negeriku adalah kegiatan monitoring program SM3T yang diinisiasi Kemristekdikti. Peserta Menyapa Negeriku di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur adalah Tedi Kartino, M Iqbal Tawakal dan Achmad Mushonnifil Azizy (Afi) dan Lenny. Selama di Berau, mereka berbagi ilmu sesuai keahlian masing-masing. Tedi adalah pendongeng, Iqbal ahli dalam berbagai bidang seni, Lenny merupakan penulis, sedangkan Afi adalah seorang videografer. (rfa)

Sumber
Teks dan foto: Okezone
(http://m.okezone.com/read/2015/12/06/65/1261735/mendongeng-sambil-curhat-di-sekolah-perbatasan)
Mendongeng Sambil Curhat di Sekolah Perbatasan Reviewed by smartaggregator on 12:00 Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by Perbatasan © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.